Cari Blog Ini

Selasa, 06 November 2018



Sesuatu Yang Tersembunyi
BY : R.Puji Astuti

Segerombolan anak desa sedang asyik bermain bola, “Mungkin mereka ingin jadi pemain bola seperti Evan Dimas,” pikirku saat melihat mereka dari kaca jendela rumahku. Tiba-tiba buliran air menuruni pelupuk mataku, andai kakiku tak seperti ini aku ingin main bola bersama mereka. Puas aku memandang pemandangan di luar sana, aku bergeser lagi ke meja belajarku.

“Kamu harus fokus untuk meraih mimpimu, kamu pasti bisa.” Kata teman ayahku dari Semarang kemarin, beliau melihat bakat lain di diriku.

Rasanya memang benar kata-kata ibuku setiap kali aku menangisi kekuranganku, “Apapun dirimu kalau kau tekun pasti ada yang menonjol darimu.”

Semanggat itu yang aku tanamkan dalam diriku saat ini, setelah akhirnya aku melewati cibiran semua temanku di SDIT Insan Cendekia Salatiga. “Anak cacat mau ikut Olimpiade Sains? kan sudah di wakili Aulia.” Kalimat itu banyak yang muncul saat aku meminta pak Seno mendaftarkan diriku, bahkan dari beberapa guruku juga.

Kesedihan tidak menyurutkan niatku, bahkan saat pak Seno memanggilku ke ruangan guru. “Fikri, apakah niatmu sudah bulat mengikuti ajang ini?” tanya pak Seno seolah meragukan kemampuanku, aku hanya mengangguk.

Hari yang aku tunggu telah tiba, saat kejuaran tingkat kecamatan nilaiku melejit paling tinggi, hal tersebut membuatku mulai  banyak yang mendekati. Teman-temanku mengagumi kelebihanku. Aku berhasil melalui tahap demi tahap menuju kejuaraan Nasional, dengan belajar ke Semarang.

Dua hari aku harus melalui perlombaan tingkat nasional, setelah sebelumnya aku di karantina selama satu bulan di Jakarta. Saat pengumuman tiba, hatiku merasakan kegundahan dan ketakutan. Ketakutan akan kegagalan menyelimuti jiwaku.  “Pemenang piala emas berikutnya adalah Akbar Fikri Ramadhan,” tangisan itu terpekik dari mulutku.

Semangat berkobar di dadaku sebagai tim Garuda yang berjuang pada perhelatan  International Mathematics and Science Olympiade di Xejhiang China. Aku bisa meraih emas lagi aku berucap syukur, "Terima kasih Allah di balik kekuranganku ada kelebihanku."

#TheFigther
#InfinityLovink
#NyonyaKetjeh
#3DayChalengeFikmin
#Day2FikminGarudaDiDadaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anakku Sayang Anakku Malang

Anakku Sayang Anakku Malang By: R.Puji Astuti Pagi masih penuh kabut, Trimo sudah mulai meninggalkan rumah untuk mencari makanan bagi ...