Cari Blog Ini

Minggu, 14 Oktober 2018

9 Manfaat Jujur dalam Menghadapi Tes
Oleh : R. Puji Astuti

Maraknya budaya mencontek pada siswa saat ini, sangat dipengaruhi oleh kepercayaan diri yang kurang. Selain itu mereka malas belajar karena menganggap nilai yang tinggi bisa dicapai dengan menyontek.

Agar kebiasaan mencontek ini mampu diatasi, banyak cara yang dapat kita lakukan. Sebagai contoh melalui membangkitkan rasa percaya diri siswa, dan menanamkan jiwa yang realistis. Sangsi tegas juga perlu diterapkan agar objektivitas penilaian terwujud. Menciptakan kesadaran disiplin dan etika kelompok yang sarat dengan pertimbangan moral.

Kebiasan menyontek dapat teratasi tidak hanya dari usaha siswa, tapi juga dari usaha guru dan orang tua untuk membimbing siswa dan lebih menerapkan prinsip kejujuran. Dengan mengembangkan pribadi yang jujur mampu terbiasa hidup jujur.

Jika kita menjadi pribadi yang jujur, maka akan banyak manfaat yang kita dapati. Berikut 9 manfaat jujur dalam menghadapi tes:

1. Siswa akan merasa bangga dan puas dengan hasilnya sendiri.

Dengan jujur menghadapi tes siswa akan bangga, ternyata dia mampu menyelesaikan sendiri soal-soalnya. Sebuah hasil yang didapatkan dari jerih payah sendiri, akan menimbulkan kepuasan tersendiri.

2. Membuat perasaan tenang dan bahagia.

Menyontek menimbulkan perasaan tidak tenang, takut ketahuan dan akhirnya kesedihan karena berbuat salah muncul. Sebaliknya jika kita tetap mengerjakan sendiri tidak akan gusar dan pasti lebih bahagia.

3. Disukai banyak orang.

Kalau kita selalu jujur pasti banyak orang menyukainya, nyaman bersama dengannya. Hal ini dikarenakan orang lain akan merasa diri kita itu tidak mungkin membohongi.

4. Banyak orang yang ingin bergaul dengan kita.

Hal ini dikarenakan kenyamanan bergaul dengan orang yang jujur.

5. Dipercaya banyak orang.

Selain suka pada diri kita orang lain pasti akan timbul rasa percaya. Karena tidak pernah berbohong, pasti mereka akan menyerahkan seluruh kepercayaan itu pada kita. Orang akan nyaman berbicara hal-hal pribadi dengan kita, karena mereka merasa apa yang dibicarakan aman, tidak mungkin disebarluaskan.

6. Menjadi modal sukses bagi orang tersebut.

Dengan tidak menyontek kita jadi benar-benar mendalami ilmu, agar hasil kita bagus. Sehingga ilmu tersebut dapat kita gunakan disetiap saat, ini salah satu modal sukses yang paling utama.

7. Siswa akan terbiasa bersikap jujur setiap saat.

Seseorang yang terbiasa bersikap jujur, dimanapun, kapanpun dan pada siapapun pasti akan tetap jujur. Sedangkan orang yang terbiasa bohong, akan menutupi kebohongannya dengan kebohongan yang lain.

8. Membuat hidup kita lebih terarah dan teratur.

Kalau kita terbiasa jujur pasti hidup kita akan mempunyai tujuan. Sehingga lebih terarah untuk selalu berusaha, dan teratur dalam memanfaatkan waktu.

9. Menjadi orang yang sukses dikarirnya nantinya.

Karena sifat jujur yang membuat orang lain senang dan percaya, sehingga pada saat berkarir lebih mudah mendapatkan relasi kerja. Selain itu dengan arah tujuan hidup yang teratur membawa pribadi yang tangguh dan pandai.

Ternyata banyak sekali manfaat melatih kejujuran dalam menghadapi tes, yang akan berdampak pada masa depan kita. Jika kita selalu jujur perasaan senang dan bahagia pasti menyelimuti kita.

Artikel ini terinspirasi dari penelitian Dewi Sartika, Kebiasaan Menyontek di Kalangan Siswa, yang dipublikasikan di http://dewi3sartika.wordpress.com

Sumber Gambar :  https://goo.gl/images/39CbAA di edit dengan Canva.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anakku Sayang Anakku Malang

Anakku Sayang Anakku Malang By: R.Puji Astuti Pagi masih penuh kabut, Trimo sudah mulai meninggalkan rumah untuk mencari makanan bagi ...